Selamat hari kelahiran pancasila!!!!!
Selamat buat yang telah memilih SANG BLUSUKAN.......
Untuk kesekian kalinya...pilihan yang katanya pilihan rakyat minoritas...SANG BLUSUKAN...membuat kesalahan lagi.Dimana letak kesalahannya SANG BLUSUKAN????
YA!!!!!Beliau dengan pedenya menyebutkan SANG PROKLAMATOR negara kita,,, Ir.Soekarno...Lahir di BLITAR...dengan 2x pengucapan pula.Padahal kita ketahui...sampai saat ini yang masih terjamin kebenarannya...Ir.Soekarno lahir di surabaya.
Mana tanggapan sang "IBU" SANG BLUSUKAN??yang tidak lain adalah PUTRI dari Ir.Soekarno...........
Banyak pihak mencemooh kesalahan itu.Walaupun kesalahan ini tidak berpengaruh pada rakyat kecil...tidak seperti kesalahan RAJIN MENAIKAN HARGA BBM...tapi disini terlihat...SANG BLUSUKAN tidak TELITI masalah sekecil apapun dan apa dampaknya.
Baiklah,kita SALAHKAN si penyusun NASKAH pidato,yang mungkin kurang pengetahuan untuk berada di posisi tukang tulis naskah pidato SANG BLUSUKAN.Salah seleksi sodara-sodara!!!!!!
Kita tinggalkan masalah si tukang tulis naskah pidato yang sekarang tidak bisa tidur karena masalah ini.Sekarang pertanyaannya,apa si pembaca pidato tidak menelaah lebih dahulu????naskah pidato yang hendak di bacakan di depan rakyat!??sempatkan waktu sedikit untuk mengkoreksi hasil kerja orang lain.karena pekerjaan yang lebih baik adalah pekerjaan yang di kerjakan sendiri sebenarnya.
Walaupun dikerjakan orang lain,harus ada waktunya meReview dari hasil kerja Team Working.
Kenapa juga sampai 2x pengucapan dalam pidato itu!?seharusnya kalau SANG BLUSUKAN tahu itu kesalahan,tidak perlu kalimat yang sama di bacakan kembali.Bila perlu di RALAT.inisiatif sendiri,,,itu hebat sekali!!!!
SANG BLUSUKAN seperti tidak peduli dengan isi naskah pidato tersebut.Atau mungkin SANG BLUSUKAN tidak tahu tempat lahir SANG PROKLAMATOR!?!?!apa lagi keinginan rakyat,hati rakyat,,jika sebagai pemimpin saja tidak tahu tempat kelahiran SANG PROKLAMATOR.
Ya TUHAN!!!!!!Ujian seperti apa yang Engkau berikan pada negeri kami ini.Berikanlah kami pemimpin yang mengerti kami,BUKAN yang BERANI MENERIMA CACI MAKI dari SUARA HATI KAMI.
Sabarkanlah kami TUHAN.Dengan kesalahan-kesalahan yang LALU pemimpin kami,kesalahan KINI,dan NANTI.
SALAM SABAR SELALU UNTUK KAUM MINORITAS YANG MAYORITAS.
No comments:
Post a Comment