Hari ini,jam sekian tanggal sekian.
Telah terjadi kebakaran di suatu tempat YANG TIDAK BOLEH DISEBUTKAN NAMANYA seperti kata PAK DUMBLEDOR<dosen perguruan tinggi ILMU AHLI NUJUM DAN PERDUKUNAN>.
Seperti yang tidak kita ketahui,kebakaran ini merenggut banyak keperawan yang di miliki sebagian kecil masyarakat sekitar TKP<tempat kejadian perkosaan>.Kejadian ini berawal ketika MANG DIMAN 12 tahun yang lalu menyaksikan RANGGA DAN CINTA "bertengkar" dengan hebatnya melebihi pertarungan JUVENTUS VS BARCELONA yang menyebalkan untuk para juventini.Bagaimana tidak,pertahanan CINTA begitu kuat dan solid sehingga serangan RANGGA begitu mudah dipatahkan oleh barisan pertahanan CINTA yang begitu lembut.Disinilah kebakaran berawal,MANG DIMAN dengan mata bercucuran belek yang sangat lengket dan bibir MAJU MUNDUR CANTIK mulai terbakar percikan api cemburu yang membabi buta dan tidak tahu diri.Siapa sih MANG DIMAN???cuma seorang mantan selir kompeni pada jaman penjajahan.Sedangkan RANGGA????lumayan,,, mantan coverboy TEKA TEKI SILANG.
Api cemburu semakin menggebu ketika CINTA membantu RANGGA yang sedang mengumpulkan gelas aqua di airport...disela-sela sesi istirahat dalam tugas,RANGGA DAN CINTA kehausan dan berinisiatif saling memberikan obat penawar dahaga.Keduanya pun saling berpagutan,dengan sesekali RANGGA menggigit SI CINTA.Tanpa mereka sadari,MANG DIMAN yang sejak dari subuh mengintai dengan bertransformasi menjadi tong sampah,mengamati,menyurvei dan menyimpulkan akhirnya benar-benar terbakar api cemburu yang tidak berdasar norma-norma KESADAR DIRIAN.MANG DIMAN pun marah,dan bertekad menjadi PRIA brengsek yang berniat merenggut keperawanan yang sedikit tersisa di masyarakat.
Dengan modal VISUALISASI yang pas-pasan,MANG DIMAN berhasil merenggut apa yang di bentengi SARKIJEM,,, tukang main bola tarkam di kampung SEMRAWUT,,,,TUJINEM pawang ular cabe di kampung BELEGIG RT 02/007.dan terakhir MARPA'UNG... tukang ganjur di pangkalan pasir jalan raya ojolali KM 9.Gawat sodara-sodara,yang terakhir itu pria,MACHO BANGET pula,,,Bagaimana tidak,batu kali yang segede RODA MOBIL TRUK dengan mudah dia angkat dan di lemparkan ke BAK TRUK yang yang lain.Karena minimnya keperawanan di sekitar masyarakat.hanya TUJINEM DAN SARKIJEM yang masih bertahan dari godaan hebat layaknya bulan puasa,dan akhirnya menjadi korban karena KEBAKARAN HATI sang MANG DIMAN!!!!!!!!(
wakakkakaa njirrrr... hermann
ReplyDeletew000yyy,,,, saha luuuuhh????
Delete